Baca Juga: Orientasi Mahasiswa Baru UT Kendari, Perkenalkan Sistem Belajar Jarak Jauh
Selain itu, sistem ini juga menawarkan beragam alat asesmen untuk mengukur pemahaman dan kemajuan mahasiswa, seperti Tugas Mata Kuliah, Ujian Online, Take Home Exam, dan sebagainya. UT seperti halnya perguruan tinggi yang lain, juga menerapkan sistem kredit semester (SKS) untuk menetapkan beban studi mahasiswa.
Dalam sistem ini, beban studi yang harus diselesaikan dalam satu program studi diukur dengan satuan kredit semester (SKS). Setiap mata kuliah diberi bobot 1-6 SKS. Satu semester adalah satuan waktu kegiatan belajar selama 16 minggu. Di UT, satu SKS disetarakan dengan tiga modul bahan ajar cetak.
Satu modul terdiri atas 40-50 halaman, sehingga bahan ajar dengan bobot 3 SKS berkisar antara 360-450 halaman, bergantung pada jenis mata kuliahnya. Dengan sistem belajar seperti ini, mahasiswa UT diharapkan mengalokasikan waktu belajar sesuai dengan beban SKS yang diambil atau mengambil beban SKS setiap semester sesuai dengan waktu belajar yang dapat dialokasikan, serta mempertimbangkan kemampuan akademik masing-masing.
Idealnya, alokasi waktu yang harus disediakan oleh mahasiswa UT apabila mengambil satu SKS adalah 32 jam per semester, sehingga setidaknya harus belajar secara mandiri selama dua jam per minggu per SKS. (B-Adv)
