Lanjut Ridwan, berdasarkan data SSGI atau Surfey Status Gizi Indonesia, angka stunting Kabupaten Buton Utara masih tinggi, yaitu sebesar 26.8 persen berada lebih rendah dibandingkan Provinsi Sulawesi Tenggara sebesar 30.2 persen.

"Namun kita masih di atas nasional yang telah mencapai 24.4 persen," ujarnya.

Ridwan Zakariah menambahkan, dari data tersebut, menjadi tantangan semua pihak khususnya tim percepatan penanganan stunting Kabupaten Buton Utara serta mendukung target pencapaian nasional menjadi 14 persen pada tahun 2024.

"Karena permasalahnnya yang kompleks, maka penanganannya harus terpadu lintas organisasi perangkat daerah. Salah satunya melalui forum rembuk stunting, rencana aksi ketiga dari delapan rencana aksi yang akan dilaksanakan tahun 2022 ini," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Buton Utara melakukan rembuk stunting yang dipimpin oleh Bupati Ridwan Zakariah. Foto: Aris/Telisik