BEIJING, TELISIK.ID – Langkah Presiden China Xi Jinping dalam memperkuat konektivitas kawasan Asia-Pasifik terus menunjukkan arah yang konsisten.
Sejak pertemuan APEC pertama yang ia hadiri lebih dari satu dekade lalu, Xi menegaskan komitmennya untuk membangun jaringan kerja sama lintas batas yang menghubungkan negara, budaya, hingga ekonomi di kawasan tersebut.
Pada tahun 2013, dalam kunjungan kenegaraan ke Indonesia yang menjadi tuan rumah pertemuan APEC, Xi memperkenalkan gagasan besar Jalur Sutra Maritim Abad ke-21. Gagasan itu kemudian menjadi bagian penting dari Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra (Belt and Road Initiative/BRI).
Sejak diluncurkan, inisiatif tersebut telah menjelma menjadi proyek raksasa yang menghubungkan ekonomi di seluruh Asia-Pasifik dan membentuk ulang jalur perdagangan global.
Lebih dari satu dekade kemudian, ide konektivitas itu terus berkembang. Pada April 2025, Xi melakukan kunjungan kenegaraan ke Vietnam dan bersama pemimpin Vietnam, To Lam, membahas proyek jalur kereta penghubung antara kedua negara.
