Pelabuhan itu memangkas waktu pengiriman barang dari Peru ke China menjadi hanya 23 hari, serta menurunkan biaya logistik setidaknya 20 persen. Xi menegaskan bahwa pelabuhan Chancay akan menjadi simpul penting dalam rantai perdagangan lintas samudra.  

“Kita perlu mengeksplorasi model yang mendorong logistik melalui koridor transportasi, meningkatkan perdagangan melalui logistik, serta memacu industri melalui perdagangan,” kata Xi.

Selain memperkuat infrastruktur fisik, Xi juga menyoroti pentingnya konektivitas non-fisik seperti stabilitas rantai pasokan dan industri global. Ia menilai, di tengah meningkatnya ancaman pemisahan dan fragmentasi ekonomi dunia, kerja sama yang saling menguntungkan perlu dijaga. 

“Negara-negara sepatutnya melihat saling ketergantungan ekonomi sebagai peluang untuk saling melengkapi kekuatan masing-masing dan meraih keuntungan bersama, bukan sebagai risiko,” ujarnya dalam satu kesempatan.

Dalam pandangan Xi, globalisasi ekonomi membutuhkan jembatan komunikasi, bukan sekat perpecahan. Prinsip tersebut ia sampaikan kembali saat bertemu dengan lebih dari 40 CEO dan pemimpin bisnis global di Beijing pada Maret 2025.