Pemerintah China menyebutkan, perubahan ini juga bertujuan mendorong pertukaran budaya dan mempercepat pemulihan ekonomi pascapandemi.

Ge Hongliang, Wakil Dekan ASEAN College di Guangxi Minzu University, menyampaikan bahwa efek dari kebijakan ini mulai terasa di sejumlah wilayah.

“Di kota seperti Nanning, kami melihat peningkatan signifikan wisatawan dan pelajar dari ASEAN, Afrika, Asia Tengah, hingga Timur Tengah,” ujarnya dikutip Global Times.

Baca Juga: Varian Baru Nimbus jadi Biang Keladi Lonjakan Covid-19, Menjalar Lewat Perut

Namun, pemerintah China tetap memberi batasan yang jelas terkait aktivitas yang diperbolehkan selama masa tinggal bebas visa. WNI tidak diperkenankan bekerja, menempuh studi, atau melakukan peliputan berita tanpa dokumen dan visa khusus yang diwajibkan oleh pemerintah setempat.