KENDARI, TELISIK.ID – Sampah yang berserakan di lingkungan tempat tinggal akan membuat kotor dan risih para penghuni rumah. Untuk mengantisipasi hal tersebut, membutuhkan cara tersendiri untuk mengelolanya.
Kepala Seksi (Kasi) Pengurangan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kendari, Sainul Latief mengatakan, kebanyakan sampah yang paling banyak dihasilkan dari rumah tangga. Maka wajar saja kalau sering kali sampah berserakan terjadi di lingkungan tempat tinggal masyarakat.
maka untuk mengelola sampah ini, pihaknya mengimbau kepada warga masyarakat untuk bisa memilah sampah-sampahnya. Dengan mengadakan tempat sampah untuk sampah organik dan anorganik.
Dimana, sampah organik adalah sampah yang dapat terurai seperti sisa makanan berupa sayur, potongan ikan, sisa dari daun-daun dan buah-buahan. Sedangkan sampah anorganik yaitu sampah yang tidak terurai seperti sampah kertas, tisu, plastik, kaca, dan sejenisnya.
Sampah organik ini bisa diolah menjadi pupuk. Sementara sampah anorganik meski tidak mudah terurai, tapi dapat dimanfaatkan di bank sampah dan diambil oleh pemulung baik untuk didaur ulang maupun dijual kembali.
