Apalagi, Amsar mengatakan,  peningkatan volume sampah terjadi setiap tahun, tapi yang paling terasa peningkatannya tiga tahun belakangan, khususnya dalam setahun ini.

“Jangankan kita hitung tiga tahun yang lalu, yang tahun ini saja peningkatan sampah luar biasa,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Persampahan dan Pengelolaan Limbah B3 DLHK Kendari, Zulkarnaim mengungkapkan, peningkatan volume sampah terus terjadi. Bahkan, kata dia, terjadi peningkatan hingga 20 persen setiap tahunnya.

“Persentase peningkatan sampah setiap tahun bisa sekitar 10-20 persen. Ini karena memang jumlah penduduk setiap tahunnya juga mengalami peningkatan,” katanya.

Pasalnya, Kota Kendari merupakan kota yang jumlah penduduknya terus bertambah, baik orang yang hanya datang sementara waktu maupun yang memilih menetap di Kota Kendari.