"Semua jenis bunga kami jual, jika di tempat kami sedang kosong, maka kami saling berkomunikasi antara penjual bunga lainnya. Jualan bunga kami tekuni bersama dengan istri dan anak anak," kata pria 48 tahun ini kepada Telisik.id, Sabtu (2/10/2021).
Berbisnis jualan bunga dan tanaman hias dilakoni masyarakat di Desa Bangun Sari ini sejak tahun 1990. Sedangkan sebelumnya, banyak masyarakat yang bekerja di pabrik dan usaha lainnya.
.jpg)
"Sudah ada ratusan orang yang jualan bunga ini. Kami di sini berharap kepada pemerintah agar mendapatkan dukungan, bantuan modal dan tempat penampungan bunga," ucapnya.
Tidak hanya bunga dan berbagai tanaman saja yang dijual di sana, ada juga kebutuhan bunga dan tanaman. Misalnya tanah untuk tanaman, sekam atau padi untuk menggemburkan tanah, plastik polibet, pot bunga yang terbuat dari semen dan ada juga berbahan plastik.
