Abu Bakr al Warraq al Balkhi rahimahullah mengatakan,
“Rajab adalah bulan untuk menanam, Sya’ban adalah bulan untuk mengairi dan Ramadan adalah bulan untuk memanen.”
Baca Juga: Mengapa Kita Harus Sering Mengingat Kematian? Ini Alasannya
Agar buah bisa dipetik di bulan Ramadan, harus ada benih yang disemai, dan ia harus diairi sampai menghasilkan buah yang rimbun. Puasa, qiyamullail, bersedekah, dan berbagai amal saleh di bulan Rajab dan Sya’ban, semua itu untuk menanam amal saleh di bulan Rajab dan diairi di bulan Sya’ban. Tujuannya agar kita bisa memanen kelezatan puasa dan beramal saleh di bulan Ramadan, karena lezatnya Ramadan hanya bisa dirasakan dengan kesabaran, perjuangan, dan tidak datang begitu saja. Hari-hari Ramadan tidaklah banyak, perjalanan hari-hari itu begitu cepat. Oleh sebab itu, harus ada persiapan menyambut Ramadan yang sebaik-baiknya.
Perbarui Taubat
