Makan menggunakan tangan nyatanya sudah dijadikan tradisi oleh orang zaman dahulu untuk merekatkan tali persaudaraan dimana setiap ada hajatan, hari raya besar, kenduri, gotong royong, atau pesta rakyat biasanya masyarakat akan berbondong-bondong memasak makanan.
Kemudian makanan yang telah disajikan akan ditaruh di atas permukaan daun pisang untuk disantap bersama-sama, misalnya saja seperti tradisi ngeliwet, bajamba, dan megibung yang hingga saat ini masih terjaga kelestariannya sebagai warisan dan simbol persaudaraan leluhur orang Indonesia.
4. Menghindari makanan yang terlalu panas
Saat sedang tergesa-gesa karena perut merasa keroncong, kita biasa menyuapkan makanan ke dalam mulut menggunakan sendok tanpa mengetahui makanan yang hendak dikonsumsi dalam kondisi masih panas.
Hal ini tandas akan menyebabkan luka pada lidah dan dinding mulut sehingga menyebabkan penderitanya mangalami sariawan, hingga iritasi terhadap di dinding lambung.
