Sebelumnya, doa-doa tersebut diisi dengan acara pesta pora, tradisi mabuk-mabukan dan menari. Konon, ini merupakan pengaruh budaya dari orang Persia kuno. Kemudian setelah turun kewajiban puasa Ramadan, Rasulullah merayakan perayaan tersebut menjadi hari raya Idul Fitri dan Idul Adha yang diperingati setiap tahun, hingga saat ini. (C)

Reporter: Fitrah Nugraha

Editor: Haerani Hambali