Penggabungan antara bacaan tasbih dan tahmid pada bacaan ‘Subhanallah wa bihamdih’, maknanya sama dengan ‘Subhanallah wal hamdu lillah’, yaitu Maha Suci Allah dan segala pujian untuk-Nya.

Baca Juga: Lalat Disebut dalam Al-Qur'an, Ternyata Ini Keistimewaannya

Mengutip Republika.co.id, diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Sahabat Sa'd bin Abi Waqash bahwa Rasulullah SAW pernah bertanya kepada para sahabat dalam suatu majelis, "Adakah di antara kalian yang mampu mengerjakan seribu kebaikan dalam sehari?" Tidak ada sahabat yang menjawab. Semua merasa tidak sanggup melakukan amalan sebanyak itu dalam sehari.

"Bagaimana (bisa) seseorang di antara kami mengerjakan seribu kebaikan dalam sehari, wahai Rasulullah?" Rasulullah SAW lalu bersabda, "Jika seseorang bertasbih 100 kali dalam sehari, maka akan dicatat baginya seribu kebaikan atau dihapuskan darinya seribu kesalahan" (HR Muslim).

Tasbih menurut definisi para ulama adalah memurnikan Allah dari segala sifat buruk dan kekurangan, dengan mengatakan Subhanallah, Maha Suci Allah.