Baca Juga: Tongkrongan di Pelataran Eks MTQ Tetap Ramai Meski Banyak Tempat Nongkrong Baru
Para pedagang mengaku, pada awalnya terdapat berbagai penolakan oleh pihak pemerintah karena kondisi ruas jalan yang masih masuk area utama untuk perkantoran dinas-dinas yang ada di Sulawesi Tenggara, namun mereka kooperatif hingga kemudian terbentuklah Asosiasi Pedagang Pelataran Bundaran Kantor Gubernur (APPKB).
"Awalnya sering dilarang sama Satpol PP, tapi kita tetap kooperatif dan ajukan ke Wakil Gubernur, kemudian kami buat organisasi biar lebih tersrtuktur, kemudian resmilah kami berjualan sejak bulan 10 lalu," tambah Subhan Solihin, yang juga merupakan sekretaris dari APPKB.
Untuk para Telisikers yang tertarik mencoba thrifting di area ini kalian bisa bersabar menunggu hingga malam hari, karena area ini baru dibuka pada pukul 5 sore hingga 11 malam. (A)
Penulis: Ahmad Badaruddin
