KENDARI, TELISIK.ID - Meski dagangannya tak laku seharian, namun pria yang biasa disebut Kek Nanang ini tetap bersyukur.
Tiap hari Kakek berusia 68 itu menjajakan parang kebun, dengan cara berkeliling menggunakan motor menyelusuri Kota Kendari.
Terik matahari pun tak menggetarkan semangat sang Kakek untuk mengais rezki. Walaupun ia mengaku sering seharian tak laku sama sekali.
"Tetap bersyukur apa yang diberikan Tuhan sama kita nak," ujar Kek Nanang yang juga asli perantau dari Jawa Timur itu, Minggu (14/3/2021).
Olehnya itu lanjut dia, jaman sekarang banyak para pedagang yang kurang bersyukur atas apa yang didapatkan hingga mengakibatkan mereka serba kekurangan.
