BOMBANA, TELISIK. ID - Tidak mendapatkan edukasi yang baik, 45 warga Bombana menolak jalani pengambilan sampel uji swab oleh tim medis, Kamis (21/5/2020).
Ke 45 warga tersebut, 6 orang adalah santri klaster Temboro, sementara 39 lainnya adalah mereka yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien positif.
Juru Bicara Satgas COVID-19 Bombana, Heryanto menyebutkan berdasarkan rencana kerja, 28 santri klaster Temboro akan jalani swab namun 6 orang santri dan mereka yang memiliki riwayat kontak dengan positif menolak.
Baca juga: Reaktif Rapid Tes Warga Akan Dikenakan Gelang Kontrol
Penolakan tersebut karena santri bersama kerabatnya mengaku telah melakukan dua kali rapid tes dengan hasil NR (Non Reaktif).
