HONGKONG, TELISIK.ID - Salah satu pendiri perusahaan kripto yang berasal dari Amber Group, Tiantian Kullander, meninggal dunia di usia yang masih terbilang muda yaitu 30 tahun.
Co-founder asal Hongkong ini meninggal pada 23 November lalu. Amber Group adalah penyedia layanan keuangan kripto satu atap yang menyediakan layanan penyediaan likuiditas, perdagangan, dan manajemen aset 24/7.
Mengutip Kompas.com, Amber Group menuliskan dalam sebuah pernyataan yang berbunyi:
"Dengan kesedihan terdalam dan berat hati, kami menginformasikan meninggalnya teman dan salah satu pendiri kami, Tiantian Kullander. Ia meninggal secara mendadak dalam tidurnya pada 23 November 2022,” dikutip dari Kompas.com.
Terdapat beberapa fakta mengenai kematian bos kripto tersebut yang dilansir dari berbagai sumber.
