KENDARI, TELISIK.ID - Saat perayaan Idul Fitri atau Lebaran, kue kering menjadi salah satu hidangan yang wajib ada. Ada beberapa jenis kue kering yang dulunya diminati, tapi saat ini banyak tergantikan dengan jenis kue modern lainnya.

Pada umumnya, bagi masyarakat Indonesia, kue kering bak hidangan wajib di tengah-tengah perayaan Idul Fitri. Biasanya, makanan kecil ini disajikan di toples-toples cantik sebagai kudapan teman silaturahmi.

Dengan ukuran yang kecil, membuat kue kering atau kukis khas Lebaran ini mudah ditata dan dijejalkan ke dalam wadah toples bening.

Melansir dari Kompas.com, kata kukis berasal dari bahasa Belanda, koekje yang artinya kue kecil.

Di Jerman, kukis disebut dengan keks atau plzchen. Sementara orang Italia, menyebut kue kering dengan nama amaretti atau biscotti.