KENDARI, TELISIK.ID - Polemik pembangunan kantor Gubernur Sulawesi Tenggara yang baru, setinggi 22 lantai dengan rencana anggaran mencapai Rp 400 miliar, mendapat respon Ketua DPRD, Abdurrahman Shaleh.
Abdurrahman Shaleh menerangkan, soal pembangunan kantor gubernur sudah melalui pembahasan DPRD. Hanya saja, pihaknya tidak pernah membahas, apa lagi menganggarkan dana sebesar Rp 400 miliar seperti yang berhembus di masyarakat.
DPRD Sulawesi Tenggara kata Abdurrahman, hanya menyetujui anggaran yang diusulkan Pemprov sebesar Rp 27 miliar untuk gedung kantor gubernur baru dimaksud.
Ia juga mengakui, anggaran Rp 27 miliar tersebut sudah melalui sejumlah pembahasan dewan.
"Dari sejak awal, anggaran itu dibahas," jelas Abdurrahman di hadapan para OPD Pemprov dalam pembahasan KUA PPAS di DPRD Sulawesi Tenggara, Kamis (15/9/2022).
