KENDARI, TELISIK.ID - Bentuk kecurangan money politics yang terjadi pada setiap pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) dipengaruhi oleh adanya pengusaha yang menanamkan investasi politiknya kepada para Bakal Calon Kepala Daerah (Cakada).

Hal tersebut diungkapkan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sultra, Hamiruddin Udu, kepada awak media usai melantik ratusan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Senin (23/12/2019).

Menurutnya, pengusaha tersebut diperkirakan membantu mendanai kampanye sang calon dalam jumlah cukup besar, khususnya calon incumbent yang kembali maju untuk periode kedua.

Hanya saja, kata dia, para pengusaha ini juga melihat mana calon yang berpotensi menang, baik itu calon incumbent maupun yang baru mencalonkan.

Pasalnya, kata dia, posisi kepala daerah sangat mempengaruhi izin dan pengembangan usaha mereka dalam menjalankan proyek-proyeknya.