JAKARTA, TELISIK.ID - Dalam rangka mempercepat penurunan prevalensi stunting, seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) akan memperkuat Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Selain menjadi Bapak Asuh Anak Stunting, TNI-AD juga akan menyediakan fasilitas kesehatan yang dimiliki untuk upaya percepatan penurunan stunting.

Bahkan, TNI-AD akan mengerahkan seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk mendata dan memberikan bantuan bagi balita penderita stunting hingga ke pelosok.

Langkah jajaran TNI-AD yang dilakukan untuk memperkuat BKKBN dalam upaya mengejar target prevalensi stunting 14 persen pada 2024 ini, merupakan tindak lanjut dari pengukuhan Kepala Staf TNI-AD Jenderal Dudung Abdurachman sebagai Duta Bapak Asuh Anak Stunting.

“Kami datang sebagai tindak lanjut dari pengukuhan Bapak Jenderal Dudung sebagai Duta Bapak Asuh Anak Stunting. Kami akan memfasilitasi. Seluruh fasilitas kesehatan di TNI Angkatan Darat akan digunakan untuk penanganan stunting dan gizi buruk,” kata Kepala Pusat Kesehatan TNI AD Mayor Jenderal TNI, dr Purwo Setyanto dalam audiensi di kantor BKKBN pusat di Jakarta, pada Kamis (28/7/2022).