MUNA, TELISIK.ID - Bupati Muna, LM Rusman Emba telah mengetahui kemampuan dan karakter yang dimiliki bawahannya, khusus 14 ASN yang sementara mengikuti Diklat Pim III.
Ia menilai, inovasi yang dihasilkan tidak ada yang pro rakyat dalam hal peningkatkan kesejahteraan.
"Rata-rata inovasinya hanya bersifat administrasi untuk menggugurkan kewajiban saja," sindir Rusman, di sela-sela launching aksi perubahan peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD), Kamis (7/10/2021).
Ia menekankan, pada ASN yang ikut Diklat Pim III jangan cepat bangga dan berpuas diri. Artinya, jangan seolah-olah dengan telah mengikuti pelatihan kepemimpnan administrator (PKA), lantas bisa menduduki jabatan esalon II.
Sebab, yang ia butuhkan adalah ASN berkualitas dan mampu menciptakan inovasi untuk menambah pendapatan daerah, serta bermanfaat bagi masyarakat.
