KENDARI, TELISIK.ID - Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Transnaker) Provinsi Sulawesi Tenggara didemo oleh Konsorsium Mahasiswa Sulawesi Tenggara pada Kamis (24/4/2025).

Aksi ini buntut dari kecelakaan kerja yang terjadi di perusahaan tambang PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP), yang beroperasi di Desa Oko-oko, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka.

Kecelakan kerja yang terjadi pada Minggu, 13 April 2025 tersebut menewaskan satu orang buruh dan satu lainnya mengalami luka berat.

Dalam orasinya, massa aksi mengecam lemahnya pengawasan dari pihak Dinas Transnaker terhadap perusahaan-perusahaan tambang, khususnya dalam hal keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Baca Juga: Program Beasiswa Sultra Maju 2025 Dikeluhkan, Pendaftaran Belum Lama Terbuka Ditutup hingga 2026?