KENDARI, TELISIK.ID - Sudah dua tahun, semenjak ruang praktikum jurusan kriya kayu SMKN 4 Kendari terbakar, ruangan yang menjadi tempat belajar dan menimbah ilmu bagi para siswa-siswi, tak kunjung ada perbaikan.
Sejak 2020, Sekolah kejuruan tersebut telah mengusulkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara, namun sampai detik ini, pihak dinas sama sekali belum memberikan bantuan.
Kepala SMKN 4 Kendari, Herman mengatakan semenjak dua tahun lalu, sekolah terus mengajukan proposal untuk perbaikan ruang praktek, hanya saja pihak dinas selalu berjanji akan segera memberikan bantuan.
"Kita sudah berapa kali mengusul di pihak dinas melalui dana bantuan DAK fisik, hanya selalu saja SMKN 4 Kendari, tidak pernah termaksud sebagai penerima. Dan untuk sekarang, kita hanya menggunakan tempat seadanya, untuk para siswa-siswi melakukan praktek," ungkapnya Rabu (13/7/2022).
Untuk sekarang, peralatan praktek yang digunakan hanya seadanya, sesuai dengan kebutuhan. Karena jika mau membeli, seperti peralatan sebelumnya, anggaran sekolah tidak akan mampu.
