BOMBANA, TELISIK.ID - Kabupaten Bombana menjadi tempat keberagaman budaya melalui Festival Adat Maronene Hukaea Laea, Kecamatan Lantari Jaya yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, Rabu (22/11/2023).

Sebelum menuju rumah adat (Laica Kangkosa) Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Burhanuddin, diterima dan disambut dengan ritual Mo’oli Wonua, sebuah tradisi meminta izin kepada pemilik kampung sebelum menggelar acara.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekjen Konsersium Pembaharuan Agraria (KPA) Dewi Kartika, Apua Mokole Kabena, Mokole Rumbia dan Mokole Polea dan jajaran pemerintah yang lain.

Baca Juga: Isi BBM 40 Liter, Mobil Toyota Agya Terbakar di SPBU Lampusui Bombana

Seiring berjalannya festival, berbagai prosesi ritual adat memikat perhatian, termasuk Mobeli Wonua dan Montewehi Wonua yang menyiratkan semangat membersihkan kampung dari segala tindakan yang tidak sesuai dengan adat. Mowea Nganga, ritual berkaitan dengan pelaksanaan nazar atau niat baik, dan penyelewaan seekor kerbau putih sebagai bagian dari ritual membersihkan kampung, semuanya menjadi persembahan budaya yang menarik.