PANDEMI COVID-19 menghantam hampir semua aspek, salah satunya pengrajin tenun.

Seorang pengrajin Wa Opa mengaku selama pandemi permintaan kain tenun sangat terbatas.

 

Foto: Sumarlin/Telisik

 

"Selama corona ini kunjungan ke kampung sepi, permintaan juga sepi," ungkap warga Muna ini.