KENDARI, TELISIK.ID - Gagal menjadi dokter karena kendala biaya, seorang pemuda di Kota Kendari, Sabaruddin, banting stir menjadi pengusaha kuliner.

Dia bahkan bisa menciptakan lapangan kerja, dengan omset sebulan sekitar Rp 10 juta. Cita-cita yang tak kesampaian tak membuatnya patah semangat. Warung makan dengan nama unik yang dirintisnya, kini bisa mempekerjakan beberapa karyawan.

Sebelum buka usaha sendiri, Sabaruddin Sempat bekerja di sebuah warung makan selama empat tahun. Selama itu, dia banyak belajar mengelola usaha warung makan.

"Sejak kecil ingin jadi dokter, tapi tidak kesampaian, jadi saya kasi nama warungku Warung Makan Dokter Spesialis Lapar," jelasnya pada Telisik.id, Kamis (9/2/2022).

Pada Januari 2021, Sabarudin membuka usaha warung makan yang modalnya dibantu oleh sang kakak.