JAKARTA, TELISIK.ID - Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), pada Minggu (23/8/2020), melakukan pergantian kepengurusan dan posisi direktur eksekutif dari Titi Anggraini ke Khoirunnisa Nur Agustyati.
“Estafet kepemimpinan ini merupakan salah satu bentuk pengamalan nilai-nilai demokrasi di internal lembaga yang memiliki fokus perhatian pada isu Pemilu dan demokratisasi,” kata Khoirunnisa Nur Agustyati, Direktur Eksekutif Perludem di Jakarta, Minggu (23/8/2020).
Dijelaskan, Perludem didirikan pada Maret 2005 oleh para mantan anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwas) 2004. Adapun citra diri Perludem adalah organisasi nirlaba mandiri yang menjalankan riset, advokasi, pemantauan, pendidikan dan pelatihan di bidang kepemiluan dan demokrasi untuk pembuat kebijakan, penyelenggara, peserta, dan pemilih yang sumber dananya berasal dari penggalangan serta bantuan lain yang tidak mengikat.
Adapun visi utama dari Perludem adalah terwujudnya negara demokrasi dan terselenggarakannya Pemilu yang mampu menampung kebebasan dan menjaga kedaulatan rakyat.
Diungkapkan, banyak hal yang sudah dilakukan oleh Perludem dalam rangka mencapai visi tersebut di bawah kepemimpinan Titi Anggraini (Juli 2010-Agustus 2020). Sejak 2006 hingga 2020 tecatat, Perludem sudah mempublikasikan sekurangnya 38 buku berdasarkan hasil penelitian.
