Gerakan Makan Jagung Sukses, Bupati Muna Sebut Awal Industrialisasi JATI

Sunaryo, telisik indonesia
Minggu, 02 Agustus 2026
0 dilihat
Gerakan Makan Jagung Sukses, Bupati Muna Sebut Awal Industrialisasi JATI
Bupati Muna, Bachrun Labuta; bersama Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae; anggota DPD RI, Wa Ode Rabia Al Adawia; dan Wabup Muna, La Ode Asrafil Ndoasa di acara Gerakan Makan Jagung, Minggu (2/8/2026). Foto : Sunaryo/Telisik

" Gerakan Makan Jagung yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna, Minggu (2/8/2026), berjalan dengan sukses "

MUNA, TELISIK.ID - Gerakan Makan Jagung yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna, Minggu (2/8/2026), berjalan dengan sukses.  

Ada 643 dulang berisi makanan tradisional olahan jagung yang disuguhkan. Puluhan ribu masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.  

Kegiatan juga dihadiri Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae; anggota DPD RI, Wa Ode Rabia Al Adawia dan Umar Bonte; Wakil Bupati (Wabup) Muna Barat (Mubar), Ali Basa; Sekda Mubar, Ibrahim Rasimu; perwakilan Pemprov Sultra dan Badan Pangan Nasional.  

Baca Juga: Wanita di Buton Selatan Tewas Gantung Diri dan Titip Wasiat untuk Keluarga

Bupati Muna, Bachrun Labuta, menerangkan bahwa Gerakan Makan Jagung ini merupakan gerakan awal untuk memperkenalkan program Industrialisasi JATI (jagung, hortikultura, ternak, dan ikan).  

"Dengan antusiasnya masyarakat, menandakan bahwa jagung masih jadi primadona," kata Bachrun.  

Bersama Wabup La Ode Asrafil Ndoasa, Bachrun terus mengampanyekan gerakan menanam jagung. Ia yakin gerakan ini dapat meningkatkan perekomonian masyarakat.  

Baca Juga: Wujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Dosen TLM UMW Gelar Pengabdian Gerakan Lawan Cacing di SDN 1 Muara Sampara

"Dengan menanam jagung juga dapat menghidupkan sektor peternakan," sebutnya.  

Gerakan Makan Jagung, lanjut Bachrun, akan menjadi agenda tahunan. Dengan kegiatan itu pula, ia menilai masyarakat, khususnya pedagang, yang merasakan dampaknya. Pasar kabupaten hingga desa pun menjadi ramai. (C)

Penulis: Sunaryo

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkait
Baca Juga