KENDARI, TELISIK.ID - Kondisi sektor perhotelan di Sulawesi Tenggara (Sultra) semenjak pakdemi COVID-19 saat ini sangat memprihatinkan.

Hal tersebut di sampaikan oleh Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sultra, Ir. Hugua, Kamis (21/1/2021).

Menurut Hugua, kondisi tersebut diakibatkan pandemi COVID-19 yang berdampak pada penutupan belasan hotel di Sultra sejak Maret 2020 lalu hingga saat ini.

“Income sektor perhotelan dan hiburan malam paling parah yakni hanya 5 sampai 10 persen,” jelasnya.

Lebih lanjut, politisi Partai PDIP menjelaskan, pandemi COVID-19 benar-benar telah memberikan dampak yang luar biasa pada berbagai sektor, termasuk perhotelan.