BOMBANA, TELISIK.ID - Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk menyukseskan program vaksinasi COVID-19.

Awalnya, kegiatan vaksinasi COVID-19 diwarnai dengan berita hoax, yang menyebabkan banyak penolakan. Untuk menepis informasi dan ancaman vaksin yang menakutkan di tengah masyarakat, pemerintah mendahulukan PNS sebagai pelayan publik, TNI dan Polri.

Kepala Dinas Kesehatan Bombana, Darwin menjelaskan, awalnya vaksinasi ini ditargetkan untuk seluruh pegawai pemerintahan, TNI, Polri dan tenaga medis untuk menepis kabar-kabar hoaks yang beredar tentang vaksin COVID-19.

Sementara itu, di Kabupaten Bombana,  pemerintah menginisiasi pemberian uang saku bagi penduduk yang mau divaksin baik tahap I maupun II.

Pemberian uang saku ini merupakan inisiasi pemerintah untuk menarik animo masyarakat dan pengganti kerugian waktu yang digunakan saat datang menunggu untuk divaksin.