MUNA BARAT, TELISIK.ID - Berbagai keluhan pelaku usaha di Muna Barat terkait pemasaran dan permodalan. Dalam konteks pemasaran, pelaku UMKM ini masih banyak yang belum memenuhi kriteria, dapat dilihat dari kemasan produk yang belum ada label halal, BPOM, Netto, dan sebagainya.

Sehingga hasil produk pelaku UMKM penjualannya masih terbatas, bahkan hanya sebatas daerah itu saja, kemudian terkait permodalan pelaku UMKM ini masih banyak yang terbebani terkait bunga pinjaman KUR.

Untuk itu, pemerintah daerah Muna Barat melalui program pinjaman KUR tanpa bunga bagi pelaku UMKM serta masuknya investor salah satunya Indomaret dapat menyerap aspirasi dari permasalahan pelaku usaha tersebut.

Penjabat Bupati Muna Barat, Bahri mengatakan, dengan hadirnya Indomaret diharapkan mampu mempromosikan produk masyarakat lokal, bukan hanya di daerah itu sendiri tetapi mampu terjual di daerah lainnya.

Berdasarkan amanah Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dimana semangat memudahkan investasi, memastikan roda perekonomian tetap berputar, maka dalam konteks membangun usaha mikro usaha kecil di Muna Barat perlu revitalisasi UMKM.