JAKARTA, TELISIK.ID - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menyoroti fenomena kotak kosong dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 sebagai bagian yang tak terpisahkan dari proses demokrasi di Indonesia.

Menurut Jokowi, meskipun terkesan anomali, kotak kosong adalah cerminan dari dinamika politik yang wajar dalam demokrasi dan hal ini harus diterima oleh semua pihak.

Saat kunjungannya di Pasar Soponyono, Surabaya, Jumat (6/9/2024), Jokowi menyatakan bahwa kotak kosong merupakan sebuah kenyataan dalam sistem demokrasi yang tengah berjalan.

“Ya, memang seperti itu keadaannya di lapangan. Kotak kosong pun merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus kita terima,” kata Jokowi saat diwawancarai awak media, seperti dikutip dari Antara.

Jokowi menekankan bahwa fenomena kotak kosong bukanlah hal baru dalam politik Indonesia.