KENDARI, TELISIK.ID - Pelaksanaan kongres Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Kendari, sempat diwarnai kericuhan, Rabu (24/4/2021).
Kericuhan kongres XX di zona VI yang diselenggarakan di aula kantor Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari ini, berawal sebagian peserta yang tidak teregistrasi memaksa masuk, hingga terjadi pelemparan batu terhadap panitia.
Dalam pelaksanaan tersebut, para peserta dari zona VI yang meliputi wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua, hanya diperbolehkan masuk oleh panitia pelaksana yang telah teregistrasi.
Baca juga: Korban Kebakaran Ruko di Kendari Mengaku Barang yang Selamat Hanya Baju di Badan
Hal ini diungkapkan oleh Asis Tumada selaku Koordinator Panitia Lokal. Menurutnya, sesuai dengan aturan panitia nasional semua peserta harus terdaftar dan teregistrasi. Namun, peserta dari beberapa cabang yang tidak memenuhi syarat memaksa masuk, hingga sempat terjadi kericuhan.
