BUTON, TELISIK.ID - Keracunan massal yang terjadi di sebuah acara perkawinan di desa Galanti, kecamatan Wolowa, kabupaten Buton telah menelan ratusan korban.

Direktur Umum RSUD Buton, Ramli Code mengatakan, sejauh ini pihak RSUD Buton telah merawat sekitar 90 orang korban keracunan.

"Yang dirawat sekarang sisa 34 orang dan 50 orang lebih lainnya sudah dipulangkan," kata Ramli Code melalui sambungan telepon, Rabu (02/12/2020).

Selain itu, lanjut Ramli, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Buton total keseluruhan korban telah mencapai 310 orang. Hal itu disebabkan karena korban keracunan juga banyak dirawat di puskesmas.

Ia juga menjelaskan, selanjutnya adalah kewenangan Dinas Kesehatan untuk menetapkan status terhadap kejadian tersebut.