KENDARI, TELISIK.ID - Memaafkan merupakan sifat terpuji dan bagian dari akhlak mulia yang telah diperintahkan oleh Allah Shubhanahu wa Ta’ala. Ada beberapa manfaat yang akan kita petik ketika ikhlas membukakan pintu maaf bagi siapa pun yang pernah menyakiti, meskipun itu berat.
Tetapi, dari teladan Rasul SAW dan sejumlah sahabat yang mulia, terpancar hikmah bahwa memaafkan itu nikmat. Mengutip NU Online, di antara sifat Rasulullah SAW ialah suka memberi maaf. Beliau acapkali memaafkan orang yang membenci dan menyakiti perasaannya.
Memaafkan kesalahan orang bukanlah perkara mudah. Pada saat itulah keimanan seorang diuji. Apakah ia akan memperturutkan egonya atau mengalahkan amarahnya dengan memberi maaf.
Allah SWT berfirman: “Barangsiapa yang memaafkan dan mendamaikan maka pahalanya dari Allah SWT” (QS: Asy-Syura: 40.
Sementara dalam hadis disebutkan: "Tidaklah Allah SWT menambahkan sesuatu kepada orang yang memaafkan kecuali kemuliaan,” (Al-Muwatta’ karya Imam Malik).
