JAKARTA, TELISIK.ID - Kelompok 9 Naga sudah seperti cerita legenda urban di Indonesia. Mereka disebut-sebut sebagai penguasa ekonomi di Tanah Air. Hingga saat ini sosoknya masih kerap menimbulkan tanda tanya.
Keberadaan 9 Naga hanyalah istilah, bukan kelompok usaha atau organisasi. Maka dari itu, tak heran jika timbul berbagai spekulasi.
Jejak awal dari 9 Naga setidaknya dapat ditarik sejak masa Orde Baru. Pada masa itu dikenal juga 'Gang of Nine' berkonotasi negatif dan seram. Investigasi Tempo pada tahun 2020 menyebut "9 Naga" atau Gang of Nine merujuk pada sekelompok orang yang menguasai bisnis remang-remang. Bisnis tersebut mencakup judi, obat bius, hingga penyelundupan, dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (18/6/2024).
Mereka memiliki bekingan kuat yang membuat sepak terjangnya tak tersentuh untuk memuluskan bermain di bisnis gelap. Namun, tidak diketahui pasti siapa orang-orangnya. Beberapa nama pengusaha seperti Aguan, Haryadi Kumala, Iwan Cahyadi, Yorrys, Arief Cocong, Edi Porkas, Arie Sigit, Jony Kusuma, dan Tommy Winata disebut sebagai kelompok Gang of Nine.
Meski demikian, lagi-lagi itu hanyalah spekulasi publik. Beberapa di antara mereka pun sudah memberi bantahan. Seiring berjalannya waktu, 9 Naga memiliki arti yang lebih netral, yakni sebutan untuk para pengusaha penguasa ekonomi Indonesia sejak masa Orde Baru.
