JAKARTA, TELISIK.ID – Heru Gundul, pembawa acara Jejak Si Gundul, bercerita tentang pengalaman mistisnya saat bertualang di pedalaman Kalimantan.
Selama perjalanan ini, ia sempat berhadapan dengan sosok hantu Kuyang yang cukup mengerikan. Cerita ini bermula ketika Heru tinggal lama bersama Suku Dayak, yang mengenalkan dia pada banyak hal, termasuk mitos-mitos yang beredar di kalangan masyarakat setempat.
Heru Gundul bukan hanya seorang pembawa acara yang terkenal, tapi juga seorang petualang sejati. Ia memiliki banyak pengalaman berharga dalam mengeksplorasi alam Indonesia, salah satunya adalah ketika ia tinggal bersama Suku Dayak di pedalaman Kalimantan. Di sana, Heru memperoleh tato bunga terong, simbol penting dalam budaya Dayak.
“Bunga terong bagi orang Dayak melambangkan perantau yang bisa hidup di mana saja,” kata Heru, seperti dikutip dari Tribunnews, Kamis (6/2/2025).
Tato bunga terong yang terukir di lengan Heru tidak hanya sekadar hiasan, tetapi juga memiliki makna mendalam bagi Suku Dayak. Tato tersebut dibuat oleh seorang kepala suku dan anaknya, yang memberikan tanda penting bagi Heru sebagai bagian dari komunitas mereka.
