KENDARI, TELISIK.ID - Seorang lelaki lanjut usia, diduga dikenal sebagai pelaku santet di suatu kampung, meninggal dunia. Namun, tak ada yang mau mengurusi jenazahnya karena ketakutan. Bahkan istrinya harus memohon maaf dan bantuan agar suaminya dapat dimakamkan.
Penduduk setempat merasa terpaksa mengatasi tugas itu. Saat mencuci jenazahnya, mereka harus menggunakan sarung tangan karet dan masker tebal karena tubuhnya sudah membusuk, mengeluarkan bau tajam.
Kejadian serupa pernah dialami oleh kakek seorang warga, di Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, Hiraman (23) yang menceritakan pengalaman kakeknya pada tahun 1998. Ilmu santet ini, menurut cerita kakeknya, harus digunakan dan jika tidak, akan ada konsekuensi yang ditanggung oleh pelaku santet dan keturunannya.
Baca Juga: Mistik: Cerita Seram, Wanita Diikuti Makhluk Gaib saat Liburan di Pantai
"Sebelum saya lahir ini kejadiannya, kakekku yang cerita waktu saya masih umur 12 tahun. Sampai sekarang saya masih ingat itu ceritanya masih teringat," ucapnya, Sabtu (30/9/2023), via telepon.
