RIYADH, TELISIK.ID - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman (MBS) mengatakan bahwa telah mentransfer 4 persen saham Saudi Aramco senilai US$80 miliar atau setara dengan Rp 1.148,7 triliun ke Dana Investasi Publik (PIF).
Melansir Viva.co.id, saham tersebut akan meningkatkan posisi keuangan Dana Investasi Publik yang kuat dan peringkat kredit yang tinggi dalam jangka menengah. Dana tersebut juga merupakan "kendaraan pilihan" sang pangeran untuk mengubah ekonomi Saudi dan mendiversifikasi pendapatan minyak.
“PIF adalah kendaraan utama Arab Saudi untuk menjalankan Visi 2030-nya yang menunjukan bahwa transfer saham ini dapat menyiratkan penjualan saham lebih lanjut di masa depan sebagai cara untuk mengumpulkan dana agar PIF diinvestasikan kembali di tempat lain,” kata Direktur Asosiasi Yousef Husseini di EFG Hermes.
Melalui pernyataannya, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman, negara tetap menjadi pemegang saham terbesar di Saudi Aramco setelah proses transfer karena mempertahankan 94 persen saham perusahaan.
Pengalihan saham yang ada nantinya akan membantu meningkatkan aset yang dikelola PIF yang ditargetkan tumbuh menjadi sekitar 4 triliun Riyal ($1,07 triliun) pada akhir 2025.
