KENDARI, TELISIK.ID - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara baru-baru ini, mencopot tiga kepala bidang (kabid), yaitu Kabid SMA, Kabid SMK, dan Kabid GTK secara bersamaan. Pergantian tiga kepala bidang tersebut, menimbulkan banyak pertanyaan ataupun spekulasi.
Pergantian kabid diduga karena banyaknya masalah, salah satunya terkait anggaran dana BOS, yang tidak berjalan dengan baik. Bahkan ada yang diduga melakukan tindakan korupsi, yaitu Kepala SMAN 1 Kontunaga, Kabupeten Muna Sulawesi Tenggara.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Dikbud Provinsi Sulawesi Tenggara, Angreni Balaka mengatakan, pergantian tiga kabid secara bersamaan merupakan sesuatu hal yang lumrah di pemerintahan, dan tidak ada sama sekali sangkut pautnya dengan adanya masalah atau kegagalan kabid yang diganti.
"Penyegaran atau pembaharuan. Dan ini sudah menjadi hal biasa di birokrasi. Jadi kita sebagai pegawai, harus siap jika dicopot dan dipindahkan. Karena itu hal yang sudah pasti akan terjadi," ungkapnya Rabu (27/7/2022).
Baca Juga: Jalankan Wasiat Almarhum Orang Tua, Bapak Ini Buka Usaha Kafetaria Kekinian
