KENDARI, TELISIK.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara menyebutkan, pada Agustus 2024, sebagian besar penduduk yang bekerja di provinsi ini berstatus sebagai buruh, karyawan, atau pegawai.
Angka ini mencatatkan persentase sebesar 34,70 persen dari total penduduk yang bekerja. Sementara itu, kategori pekerja bebas di sektor pertanian tercatat paling sedikit, yaitu hanya 1,74 persen.
Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Muh. Mulyadi, menjelaskan bahwa dibandingkan dengan Agustus 2023, status pekerjaan yang mengalami peningkatan terbesar adalah pekerja keluarga/tidak dibayar, dengan kenaikan sebesar 2,97 persen poin.
Baca Juga: Tamatan SMA Dominasi Pengangguran di Sulawesi Tenggara pada Agustus 2024
“Sebaliknya, status pekerjaan yang mengalami penurunan terbesar adalah pekerja yang berusaha sendiri, dengan penurunan sebesar 1,95 persen poin,” ungkap Mulyadi, Jumat (8/11/2024).
