KUPANG, TELISIK.ID - Polda Nusa Tenggara Timur menegaskan penerimaan anggota Polri tahun 2023 dilakukan secara profesional dan bebas pungutan liar. Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Johni Assadoma menegaskan proses seleksi untuk menjadi anggota Polri tidak dipungut biaya termasuk seleksi di Polda.

"Jika ada yang pungut biaya dan minta sesuatu maka segera laporkan," tegas Kapolda, Minggu (30/4/2023).

Ia menyebut seluruh hasil tes akan langsung diumumkan secara transparan kepada peserta, karena Polri berkomitmen untuk merekrut anggota secara bersih, transparan, akuntabel dan humanis (BeTAH).

Baca Juga: Wisata Air Terjun Nusa Tenggara Timur Ini Mirip Sungai di Inggris

Bukti keseriusan tersebut maka proses seleksi melibatkan pengawas internal dari Itwasda dan Propam, serta pihak eksternal dari berbagai pihak.