MUNA, TELISIK.ID - Pengelolaan aset di Muna Barat dinilai carut-marut. Khusus aset bergerak, masih banyak dikuasai mantan pejabat.
Jangankan pejabat setingkat esalon II dan III, Pj bupati saja sampai saat ini belum menggunakan kendaraan dinas (randis). Fenomena yang terjadi itu menuai reaksi dari mantan Ketua DPRD Muna Barat, La Ode Koso.
Koso sangat menyayangkan, sebagai daerah otonomi baru (DOB), pengelolaan aset amburadul. Hal tersebut tentunya akan bedampak pada penilaian Badan Pameriksa Keuangan (BPK). Karena itu, seluruh aset baik bergerak maupn tidak bergerak harus ditertibkan.
"Jangan dianggap sepele persoalan aset," kata Koso, Selasa (31/5/2022).
Ketua DPD PAN Muna Barat itu mengaku heran, bila fasilitas buat Pj bupati seperti rumah jabatan (rujab) dan randis yang sejak awal tidak dipersiapkan. Ini bukti bahwa Pemerintah Kabupaten menyepelekan sesuatu yang dianggap kecil, tetapi menjadi perbincangan hangat di kalangan publik.
