KENDARI, TELISIK. ID - Varian baru COVID-19 Omicron, saat ini tengah melanda Indonesia, tak terkecuali Sulawesi Tenggara (Sultra).
Sampai saat ini kasus positif COVID-19 di Sultra terus meningkat. Meski belum bisa dipastikan melalui hasil uji laboratorium, namun dari gejala yang ada menunjukkan ciri virus varian baru itu.
Hal ini kemudian menimbulkan banyak pertanyaan masyarakat, apakah vaksinasi dosis lengkap tak cukup untuk melawan virus varian baru Omicron?
Menjawab hal ini, seorang Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Hamzah menjelaskan, masyarakat perlu memahami bahwa vaksin tidak dapat mencegah penularan penyakit COVID-19. Vaksin hanya dapat mengurangi tingkat keparahan penyakit.
Menurutnya, setiap masyarakat yang sudah divaksin dengan dosis lengkap 1 dan 2, tetap memiliki peluang untuk tertular virus corona. Hanya saja, gejala yang dirasakan lebih ringan dibandingkan dengan masyarakat yang belum divaksin.
