MUNA, TELISIK.ID - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Muna terus menggenjot pembangunan infrastruktur di kawasan pemukiman transmigrasi di wilayah Muna Timur Raya (Mutiara).
Tahun ini, instansi yang dipimpin Fajaruddin Wunanto itu mendapat alokasi anggaran yang bersumber dari tugas pebantuan (TP) sebesar Rp 8 miliar untuk penetrasi jalan menuju pemukiman, air bersih (sambungan rumah), jalan desa, box cauver, tanggul, talud, drainase dan perumahan di UPT Raimuna dan Pohorua, Kecamatan Maligano.
Fajaruddin Wunanto menerangkan, anggaran pembangunan infrastruktur di dua UPT transmigrasi itu merupakan anggaran tahun 2020 lalu yang tertunda ditransfer akibat pandemi COVID-19.
"Anggaranya tahun ini dikembalikan dan pekerjaannya dilanjutkan kembali," kata Fajaruddin, Selasa (5/10/2021).
Kini, progres pembangunan fisik dan realisasi pencairan dana telah mencapai 80 persen. Muna pun masuk nominasi 10 besar untuk progres pekerjaannya.
