JAKARTA, TELISIK.ID - Pengamat sosial ekonomi dan keagamaan yang juga Wakil Ketua Umum (Waketum) MUI Anwar Abbas meminta kepada para dukun dan peramal untuk tidak berbuat gaduh.

Pernyataan itu disampaikan setelah pawang hujan MotoGP Mandalika, Rara Isti Wulandari meramal nasib putra sulung Ridwan Kamil Emmeril Kahn Mumtadz (Eril).

"Kepada para dukun dan peramal tersebut saya mengimbau untuk tidak membuat masyarakat gaduh dan rusuh. Agama Islam telah melarang umatnya untuk berhubungan dengan dukun," kata Anwar  seperti dilansir Sindonews.com

"Oleh karena itu MUI mengimbau umat Islam dalam masalah yang dihadapi anak dari Bapak Ridwan Kamil agar kita menjauhi praktik perdukunan," ujarnya.

Anwar mengatakan, masalah tersebut cukup diserahkan kepada pihak yang berkompeten. Masyarakat pun diminta menunggu hasil pekerjaan mereka.