KENDARI, TELISIK.ID - Isu kepala manusia dijadikan tumbal proyek di masa lalu sering kali dikaitkan dengan mitos atau cerita rakyat. Ternyata, kesalahpahaman ini berakar dari miskonsepsi budaya dan bukan praktik nyata.
Di era awal 2000-an, masyarakat sering mendengar rumor tentang penculikan untuk tumbal proyek, khususnya terkait pembangunan jembatan. Kisah ini sering dipenuhi dengan detail menyeramkan yang menghubungkan kepala manusia dengan fondasi proyek.
Namun, benarkah demikian? Fenomena tumbal proyek, konon terjadi pada masa penjajahan Belanda, beredar luas di kalangan masyarakat. Mitos ini menyebutkan bahwa untuk memastikan jembatan kokoh, kepala manusia harus dikorbankan.
Cerita ini berkembang dari mulut ke mulut, menggambarkan seolah-olah dua anak kecil dijadikan tumbal dengan ditimbun hidup-hidup dalam pilar jembatan, dikutip dari mojok.co.id, Sabtu (6/7/2024).
Namun, ada alasan yang lebih rasional di balik cerita ini. Sejarah menunjukkan bahwa keyakinan tentang tumbal proyek muncul dari kesalahpahaman budaya. Ini berkaitan dengan dialog antara insinyur Belanda dan warga lokal, yang kemudian salah mengartikan maksud dari ungkapan "gunakan kepala".
