BAUBAU, TELISIK.ID - Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam, sambangi Pulau Makasar dalam kunjungan Pamitan Tertunda di Lapangan Sepak Bola, Lingkungan Bawean, Kelurahan Sukanaeyo, Kecamatan Kokalukuna.
Perluasan volume jembatan biru menjadi pembahasan utama pada kunjungan tersebut. Nur Alam menyebutkan, di wilayah Pulau Makasar ada banyak persoalan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat. Namun, hal yang paling mendesak adalah menghubungkan transportasi dan mobilitas ekonomi di Pulau Makasar.
Terlebih, secara geografis, jarak Pulau Makasar dengan daratan Kota Baubau cukup dekat, sehingga akses jalur darat menuju Kota Baubau dianggap lebih ekonomis jika dibandingkan dengan jalur laut yang menggunakan moda transportasi perahu katinting yang sangat terbatas.
"Karena akses darat jauh lebih ekonomis jika menggunakan perahu katinting yang tentu terbatas kapasitas angkutnya," ungkapnya pada telisik, di Lapangan Sukaneo, Pulau Makasar, Sabtu (28/9/2024).
Nur Alam mengatakan, semakin hari kemajuan ekonomi di Pulau Makasar tumbuh dengan baik dan pesat. Terbukti dengan sudah mulai banyaknya masyarakat yang memiliki kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua.
