KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Sejak memasuki bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, pasokan santan kemasan merek Kara dari distributor ke para pedagang sembako di pasar tradisional atau toko retail di Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, mengalami kelangkaan.

Imbasnya, peredaran bumbu dapur yang kerap digunakan sebagai bahan aneka masakan bersantan dan beberapa jenis olahan kue ini nyaris lenyap di pasaran. Kalau pun ada, harganya naik dua kali lipat dari harga normal.

Berdasarkan informasi para pedagang kebutuhan pokok di Pasar Sentral Pacarin saat operasi pasar yang digelar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) pekan lalu, diketahui harga santan kemasan mencapai Rp 15.000 per dua kemasan ukuran 65 ml. Sebelumnya dijual Rp 10.000 per tiga kemasan.

Merespons kelangkaan santan kemasan ini, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kolaka Utara, Ibnu Yasin, menyarankan agar masyarakat Kolaka Utara yang sangat membutuhkan dapat menyiasatinya dengan memanfaatkan santan kelapa parut.

Baca Juga: Heboh Digerebek di Rumah Janda, Kades Kasih Warga Duit Rp 2,5 Juta Bersih-bersih Desa