KENDARI, TELISIK.ID - Tim SAR gabungan yang ada di Sulawesi Tenggara resmi menghentikan pencarian nelayan yang hilang La Ode Samiun (60), di antara perairan Batauga - Siompu Kabupaten Buton Selatan.
Pencarian korban yang dilakukan sudah memasuki hari ke tujuh sejak korban menghilang beberapa waktu lalu. Tim Rescue SAR Bau-bau sejak pagi tadi pukul 06.00, Kamis (23/1/2020), melanjutkan pencarian namun hingga sore belum menemukan korban.
Humas Basarnas Kendari Wahyudi menyatakan, hingga siang Tim SAR Gabungan akhirnya menghentikan pencarian korban.
"Mengingat operasi SAR, telah memasuki hari ke tujuh, namun tidak ada tanda-tanda korban ditemukan. Berdasarkan hasil kesepakatan dengan pihak terkait, termasuk keluarga korban. Sehingga pukul 14.20 operasi SAR terhadap satu nelayan tersebut dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat di kembalikan pada kesatuannya masing-masing," ujarnya.
Sebelumnya, SAR Baubau, Sulawesi Tenggara, menerima laporkan atas hilangnya nelayan tersebut pada Jumat (17/1/2020) pukul 10.30 Wita. Kemudian tim SAR Baubau diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan menggunakan satu unit RIB membawa peralatan pendukung keselamatan lainnya.
